Sei Melayu//Thekalimantanpost
Dari awal bulan juli 2026, hinggi kini minyak solar dan minyak bensin langka di kecamatan sungai melayu.” Masyarakat kecil diharuskan isi di spbu. Tetapi spbu hanya buka dipagi sampai siang hari aja. Sore dan malam tidak buka lagi,” ujar Retno warga sungai Melayu.
“Kios-kios sudah banyak yang tutup. Sementara harga bensin di pedalaman Ade yang menyentuh harga Rp.15.000- hingga Rp.20.000,” ujar Retno.
“Bahkan ada yang patungan beli bensin/pertalite ke ketapang,” pukas Retno kepada media Thekalimantanpost.
**Red/retnoyusaherdadi
#langkabbmketapang












