Riam Kota//Thekalimantanpost
Pada Sabtu, 4 Juli 2026, Bupati Ketapang meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Rangka Baja Riam, Desa Periangan di Kecamatan Jelai Hulu. Kunjungan ini merupakan wujud komitmen saya untuk memastikan pembangunan infrastruktur dasar di Kabupaten Ketapang terus berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Rangka Baja Riam merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Ketapang. Setelah pada Tahun Anggaran 2025 dialokasikan anggaran untuk melanjutkan pembangunannya, pada Tahun Anggaran 2026 pemerintah kembali mengalokasikan anggaran guna menuntaskan proyek strategis tersebut,” tegas Bupati Alexander Wilyo.
Berdasarkan laporan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Ketapang, pada tahun 2026 ini pembangunan ditargetkan selesai. Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pemasangan rangka baja, pemasangan lantai jembatan, serta pekerjaan penimbunan pada kedua sisi jembatan. Dengan rampungnya seluruh tahapan tersebut, jembatan ditargetkan mulai difungsikan pada akhir tahun 2026 sehingga dapat memperlancar akses transportasi, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jelai Hulu.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengajak seluruh masyarakat Jelai Hulu untuk bersama-sama mengawal proses pembangunan ini agar berjalan dengan baik hingga selesai. Infrastruktur yang kita bangun hari ini bukan sekadar menghubungkan dua tepian, tetapi juga menghubungkan harapan, memperkuat pemerataan pembangunan, serta membuka jalan menuju Kabupaten Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan.
**Red
#ketapangkalbar
#jembatanrangkabajajelaihulu












