14 Perusahaan Terlibat Karhutla; Analisis Walhi Kalbar

Thekalimantanpost

Analysis WALHI Kalbar periode Agustus 2026 mencatat 6.910 titik panas di 14 kabupaten/kota. Teridentifikasi 115 Izin sawit dan 51 Izin PBPH berada di area hotspot, dengan 14 konsesi perusahaan besar terbakar.

Kebakaran di konsesi ini merupakan kejahatan berulang sejak 2015 yang melibatkan nama-nama seperti PT Mayawana Persada, PT Finnantara Intiga, PT Mohairison Pawan Khatulistiwa, dan PT Buana Megatama Jaya. Tanpa tindakan hukum tegas dan pencabutan izin.

Walhi juga mengeluarkan Daftar Perusahaan yang Areal Konsesinya Terbakar:

-PT Hutan Ketapang Industri (Luas Terbakar: 629 Ha | Grup: PT Sampoerna Agro Tbk)\
-PT Mayangkara Tanaman Industri (Luas Terbakar: 556 Ha | Grup: Alas Kusuma & Sumitomo Forestry)\
-PT Buana Megatama Jaya (Luas Terbakar: 546 Ha | Grup: Sinar Mas/APP Group)\
-PT Mayawana Persada (Luas Terbakar: 143 Ha)\
-PT Wana Hijau Pesaguan (Luas Terbakar: 106 Ha | Grup: Djarum Group)\
-PT Fajar Wana Lestari (Luas Terbakar: 98 Ha | Grup: Tang Kok Heng / Individu)\
-PT Wanakerta Ekalestari (Luas Terbakar: 86 Ha | Grup: Sinar Mas/APP Group)\
-PT Moahirson Pawan Khatulistiwa (Luas Terbakar: 83 Ha | Grup: PT Inti Alam Raharja)\
-PT Suka Jaya Makmur (Luas Terbakar: 29 Ha | Grup: Alas Kusuma Group)\
-PT Finnantara Intiga (Luas Terbakar: 19 Ha | Grup: Sinar Mas/APP Group)\
-PT Gambarau Selaras Alam (Luas Terbakar: 18 Ha)\
-PT Muara Sungai Landak (Luas Terbakar: 16 Ha | Grup: Pemasok Sinar Mas/APP Group)\
-PT Indo Putra Bersama (Luas Terbakar: 13 Ha)\
-PT Kalimantan Subur Permai (Luas Terbakar: 11 Ha | Grup: Sinar Mas/APP Group)

Tinggal APH apakah serius menangani kasus Karhutla ini.

**red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *