Polsek MHU Bersama Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Laman Satong*

Thekalimantanpost

Angin Kencang dan Minim Air, Polsek MHU Bersama Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Laman Satong

KETAPANG, Polda Kalbar – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Ketapang bersama unsur terkait. Kali ini, personel Polsek Matan Hilir Utara (MHU) bersama personel BKO Brimob Polda Bali, masyarakat Desa Laman Satong serta Tim Damkar TNGP Ketapang melaksanakan patroli, pemadaman dan pendinginan Karhutla di RT 07 Dusun Kepayang, Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Matan Hilir Utara IPTU Ruswanto, S.H., bersama enam personel Polsek MHU dan empat personel BKO Brimob Polda Bali. Tim gabungan melakukan groundcheck terhadap sejumlah titik yang terindikasi mengalami kebakaran. Dari hasil pengecekan, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±6 hektare, dengan jenis vegetasi berupa pohon paku, ilalang dan semak belukar, sementara kondisi tanah terdiri dari tanah mineral dan gambut.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi cuaca yang panas, angin kencang, lahan yang telah mengering serta minimnya sumber air. Titik api diketahui berasal dari lahan yang sebelumnya telah terbakar dan sempat dilakukan pemadaman, namun kembali muncul akibat kondisi lahan yang masih kering. Untuk mengatasi keterbatasan air, tim melakukan upaya pemagaran atau penyekatan parit guna mengumpulkan debit air sekaligus mencegah api meluas ke area lainnya.

Dengan menggunakan sarana dan prasarana berupa dua unit mesin Roben, empat kepala penyemprot, satu unit mesin Polsek MHU, sekitar 50 gulung selang serta dua nosel, petugas terus berupaya menjangkau titik-titik api. Selain pemadaman, tim juga melakukan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan bara api tidak kembali menyala. Hingga kegiatan berlangsung, personel gabungan masih melakukan pemantauan dan pendinginan di lokasi Karhutla.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, terutama dalam kondisi cuaca panas dan angin kencang yang dapat menyebabkan api cepat menyebar. “Kami terus mengerahkan personel untuk melakukan groundcheck, patroli, pemadaman dan pendinginan. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, TNI, Brimob dan masyarakat agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara maksimal,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama pembakaran secara sembarangan. Polres Ketapang akan terus meningkatkan patroli di wilayah yang rawan Karhutla serta melakukan groundcheck terhadap titik-titik panas yang ditemukan. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena dampaknya dapat meluas dan membahayakan kesehatan serta keselamatan masyarakat,” tegas AKBP Muhammad Harris.

**kp

#humaspolresketapangkalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *