Marau//Thekalimantanpost
Marau, Ketapang — Camat Marau, Vitalis Alpha Edison, menyampaikan bahwa kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Marau saat ini telah memasuki situasi yang memerlukan penanganan secara lebih serius dan terkoordinasi.
Dalam arahannya, Camat Marau menyebutkan bahwa langkah pertama yang dilakukan adalah pembentukan posko di Polsek Marau serta posko di tingkat desa. Setiap posko desa nantinya akan mendapat dukungan personel dari unsur keamanan.
“Setiap posko di desa akan dibantu satu orang anggota TNI dari Danramil Marau dan anggota Polsek Marau,” ujar Vitalis dalam penyampaiannya.
Menurutnya, kondisi yang dihadapi saat ini bukan lagi sekadar persoalan kebakaran biasa. Ia meminta seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terlebih apabila menemukan adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan pembakaran lahan secara sengaja.
Camat mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian pembakaran ataupun orang yang diduga melakukan pembakaran. Ia menekankan pentingnya laporan masyarakat agar setiap kejadian dapat segera ditangani dan ditelusuri oleh pihak terkait.
Warga Terdampak ISPA Diminta Berobat
Selain penanganan karhutla, perhatian juga diarahkan pada dampak asap terhadap kesehatan masyarakat.
Vitalis Alpha Edison menginstruksikan masyarakat yang mengalami keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) untuk segera mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan di Puskesmas Marau.
Ia menyampaikan bahwa biaya pengobatan bagi masyarakat yang terdampak ISPA akan ditanggung oleh pemerintah, sehingga warga diharapkan tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi udara.
Perusahaan Diminta Saling Membantu
Camat Marau juga mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Marau untuk membangun sinergi dalam menghadapi karhutla.
Menurutnya, apabila terdapat perusahaan yang wilayahnya mengalami kebakaran, perusahaan lain di sekitar wilayah tersebut diharapkan turut memberikan dukungan dalam upaya pemadaman.
“Jangan terpaku pada HGU saja. Mari kita bersinergi dan saling mendukung,” pesannya.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, pemerintah desa dan masyarakat sangat diperlukan agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Dalam kondisi seperti ini, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dari upaya pencegahan. Setiap informasi mengenai titik api maupun aktivitas pembakaran diharapkan segera disampaikan kepada pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
@sorotan
#kebakaran
#semuaorang
#pengikut
#posko
#karhutla












