Agrowisata Persada Nusantara Sintang Diresmikan

Sintang//Thekalimantanpost

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala meresmikan Agrowisata Persada Nusantara di Pandan, Kecamatan Sungai Tebelian, Sabtu (2/5/2026), sebagai langkah strategis pengembangan wisata berbasis edukasi dan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyatakan komitmennya membantu peningkatan akses jalan menuju lokasi.

Peresmian Agrowisata Persada Nusantara berlangsung meriah dengan kehadiran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat. Kawasan ini dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis edukasi yang mengintegrasikan pertanian, rekreasi, dan kegiatan sosial.

Lasarus menegaskan pentingnya pengelolaan yang inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat:
“saya mendukung lokasi ini. Saya mendorong agar tenaga kerja juga ambil dari warga disini supaya ada rasa memiliki oleh masyarakat disini. Pembangunan agrowisata harus memberi dampak bagi masyarakat. Dan saya berharap lokasi ini dijaga agar tetap ramah dan bebas dari informasi yang negatif. Jangan sampai ada aktivitas yang tidak baik. Silakan belajar pengelolaan agrowisata dari pulau Jawa yang sudah maju.

“Saya akan bantu peningkatan jalan masuk kesini sehingga akses semakin baik dan pengunjung semakin ramai. Tapi saya minta kalau keuntungan sudah banyak, pengelola agrowisata ini bisa bantu penambahan tanah lokasi makam Katolik yang ada di sebelah agrowisata ini. Saya tahu lokasi pemakaman ini ke depan semakin sulit. “jangan ada toleransi terhadap kegiatan yang negatif di lokasi wisata ini. Apalagi akan dibangun kapel di tempat ini. Jaga nama baik, jangan sampai ada hal negatif. Apalagi ke depan akan banyak anak-anak yang akan berkunjung kesini.” kata Lasarus.

Bupati Sintang menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan agrowisata sebagai bagian dari pembangunan daerah:
“ke depan, Pemkab Sintang bisa melaksanakan kegiatan di tempat ini. Dan saya bangga karena Perkumpulan Karya Bangsa berani membangun lokasi wisata ini. Ini sebuah langkah berani. “saya berharap perkumpulan ini tetap kompak dan saling mendukung untuk membangun Kabupaten Sintang melalui kegiatan pendidikan. Keberadaan agrowisata ini bisa menjadi penambah nilai tawar daerah kita. Pesan saya terus bangun image yang positif tentang lokasi wisata ini. Terus lakukan inovasi pengembangan dan perbarui fasilitas yang ada,”tukas Bupati Sintang.

Ketua Perkumpulan Karya Bangsa Sintang, Lukman Riberu, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki kekuatan jaringan dengan 4.000 alumni STKIP Persada Nusantara dan 11.000 lulusan Persekolahan Nusantara Indah. Ke depan akan dibangun kapel, wahana flying fox, serta kegiatan rutin dua mingguan. Ia juga menegaskan dukungan masyarakat sangat kuat, serta pengembangan terus berjalan termasuk pengelolaan sekitar 1.000 pohon gaharu dari sebelumnya 2.500 pohon.

Ketua Panitia, Leonardo Hendri Riberu, menjelaskan kawasan ini berdiri di atas lahan 14 hektar yang sebelumnya merupakan lokasi praktik mahasiswa pertanian. Dalam waktu 11 bulan, telah dibangun berbagai fasilitas seperti coffee shop, panggung hiburan, ruang terbuka hijau, camping ground, toko sembako, kolam pemancingan, serta sarana edukasi perikanan. Ke depan akan dikembangkan green house untuk hidroponik, kolam renang, aula utama, mini zoo, serta pengembangan 1.000 pohon gaharu.

**VE-di Sintang

#sintang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *