Sandai//Thekalimantanpost
“RS PRATAMA SANDAI MULAI MELAYANI, INSTALASI GAWAT DARURAT DAN RAWAT INAP
AKSES KESEHATAN SEMAKIN DEKAT UNTUK MASYARAKAT”
Apa yang ditunggu-tunggu masyarakat Sandai dan sekitarnya akhirnya terjawab.Rs Pratama Sandai yang dinamai RS.Pangeran Ratu Kusuma Anom resmi beroperasi.
Pada momen itu Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Ibu dr. Feria Kowira, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, kemudian disambut oleh Direktur RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom beserta jajaran.
Turut hadir Brigjen TNI Romi dari Mabes TNI, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, para Anggota DPRD Kabupaten Ketapang, Camat Sandai bersama Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh adat, Forum Komunikasi Etnis dan Budaya, para kepala desa se-Kecamatan Sandai, pimpinan perusahaan, pimpinan perbankan, serta para tenaga kesehatan.
“Hari ini, Senin, 14 September 2026, kita memulai pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Rawat Inap di RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom.
“Perlu saya tegaskan, ini bukan peresmian keseluruhan rumah sakit, karena beberapa unit pelayanan lainnya masih dalam proses pembangunan dan penyiapan. Insyaallah, seluruh fasilitas rumah sakit ini akan kita resmikan secara menyeluruh pada Oktober mendatang
Namun saya tidak ingin masyarakat harus menunggu sampai seluruh fasilitas selesai untuk bisa merasakan manfaat dari kehadiran rumah sakit ini,” ujar Bupati Ketapang.
Tampak pelayanan IGD dan Rawat Inap telah lebih dahulu dipersiapkan.
“Kita ingin masyarakat segera mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat, lebih mudah dan lebih cepat, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ketika membutuhkan pertolongan medis.
Sebagai bentuk perhatian sekaligus hadiah untuk masyarakat, pelayanan kesehatan di rumah sakit ini kita gratiskan sampai Desember mendatang,”ujar Alexander Wilyo.
“Saya berharap kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Rumah sakit ini kita bangun bukan hanya untuk menjadi sebuah bangunan yang berdiri megah, tetapi harus benar-benar hidup, berfungsi dan memberikan manfaat.
“Saya juga membawa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung kepada masyarakat.
“Masyarakat dapat mengurus KTP, Kartu Keluarga dan berbagai dokumen kependudukan lainnya tanpa harus jauh-jauh datang ke pusat pemerintahan.
“Jadi hari ini kita ingin menunjukkan bahwa pelayanan pemerintah harus datang mendekati masyarakat,”tukas Alex.
Kehadiran RS Pratama Sandai ini juga tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Sandai. Warga dari kecamatan sekitar, seperti Simpang Hulu, Simpang Dua, Sungai Laur hingga Nanga Tayap, juga dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan di sini.
Harapannya, semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses kesehatan yang lebih dekat, sehingga ketika membutuhkan pertolongan tidak lagi harus menempuh perjalanan yang jauh.
Pelayanan Tidak Boleh Berhenti
“Saya juga ingin menyampaikan bahwa saat ini kita sedang menghadapi kondisi yang tidak mudah.
“Kabupaten Ketapang masih menghadapi kemarau panjang, krisis air bersih serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pemerintah telah menaikkan status penanganan menjadi Tanggap Darurat Kekeringan dan Karhutla.
“Kesibukan kita dalam menangani bencana ini memang cukup besar. Energi, waktu dan perhatian pemerintah banyak tercurah untuk memastikan masyarakat mendapatkan air bersih, menangani Karhutla dan menjaga agar dampak bencana tidak semakin meluas.
“Tetapi kesibukan kita dalam menangani bencana tidak boleh mengurangi niat dan semangat kita untuk terus melayani masyarakat.”ujar Alex.
Pemerintah tetap harus hadir dalam urusan kesehatan, pendidikan, pelayanan publik, pembangunan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat lainnya.
Karena bagi pemerintah, bencana bukan alasan untuk menghentikan pelayanan. Justru dalam kondisi sulit seperti sekarang, masyarakat semakin membutuhkan kehadiran pemerintah.
Hari ini kita berada di Sandai untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan.
Di tempat lain, pemerintah terus bergerak menangani kekeringan, mendistribusikan air bersih, menangani Karhutla dan memastikan pelayanan dasar masyarakat tetap berjalan.
Semua harus berjalan bersama.
Kita tidak boleh hanya fokus pada satu persoalan, sementara persoalan masyarakat lainnya terabaikan.
Ketapang Adalah Rumah Besar Kita
Dalam kondisi seperti ini, tidak ada wilayah yang berdiri sendiri.
Ketapang adalah rumah besar kita bersama.
Karena itu, kepedulian, gotong royong dan semangat saling membantu menjadi kekuatan kita untuk melewati masa sulit ini.
Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan TNI, Polri, dunia usaha, masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, para kepala desa, relawan dan seluruh elemen masyarakat.
Saya percaya, ketika seluruh kekuatan ini bergerak bersama, persoalan sebesar apa pun dapat kita hadapi.
Dan prinsip yang sama juga berlaku dalam pembangunan.
Pembangunan tidak hanya tentang membangun gedung atau infrastruktur, tetapi tentang bagaimana pembangunan tersebut menghadirkan manfaat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Hari ini kita mulai pelayanan IGD dan Rawat Inap.
Besok dan seterusnya kita terus memperbaiki pelayanan kesehatan.
Di bidang pendidikan kita terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan.
Di bidang pelayanan publik kita terus mendorong agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat dan tidak berbelit-belit.
Jadi, meskipun pemerintah sedang menghadapi situasi darurat, roda pelayanan dan pembangunan harus tetap berjalan.
“Saya ingin rumah sakit ini bukan sekadar bangunan, tetapi benar-benar menjadi tempat masyarakat mendapatkan pertolongan, memperoleh pelayanan yang baik dan merasakan kehadiran pemerintah secara nyata.
Langkah ini sejalan dengan Misi ke-7 pembangunan Kabupaten Ketapang, yaitu Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik.
“Sebab pelayanan publik yang baik adalah pelayanan yang semakin dekat, mudah dijangkau dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kita ingin masyarakat tidak hanya mendengar bahwa pemerintah bekerja, tetapi benar-benar merasakan bahwa pemerintah hadir.
“Semoga RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom terus berkembang, semakin lengkap dan semakin baik dalam memberikan pelayanan.”harap Alex
Semoga rumah sakit ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan berkualitas bagi masyarakat Sandai dan wilayah sekitarnya.
Dan yang paling penting, mari kita terus menjaga semangat untuk melayani, bekerja dan hadir untuk masyarakat, dalam kondisi apa pun.
Karena pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti.
Ketapang harus terus bergerak.
Ketapang harus terus melayani.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan dan kemudahan kepada kita semua dalam menjalankan amanah untuk masyarakat dan Kabupaten Ketapang.
**red.












