Nanga Tayap//Thekalimantanpost.Comk
Pagelaran adat budaya Melayu di Nanga Tayap, berjalan dengan sukses dikemas dengan perlombaan busana Melayu dan dendang Melayu (Jum’at, 28 Desember 2024).
Pada iven ini Anggi Arsih berhasil menyabet juara 1 Lomba Dendang Melayu.
Acara diadakan di Gedung Serbaguna Nanga Tayap yang dibuka secara resmi oleh Camat Nanga Tayap, Sabran S.Pd, M.H yang dihadiri oleh beberapa kelompok masyarakat, diantaranya, Kepala Desa Se-Nanga Tayap, Paguyuban Jawa, MABM, Perempuan Melayu, Lawang Kekayun, POM.
Camat Nanga Tayap mendukung acara ini dan berharap kedepannya bisa diadakan pagelaran adat budaya lainnya yang diadakan setiap Desa se-Nanga Tayap.
“Diharapkan kedepannya akan ada pagelaran adat budaya lainnya, tidak hanya Melayu. Karena dengan keberagaman adat budaya bisa menjadi alat pemersatu,” imbuhnya.
ketua panitia turut menyampaikan makna dari tema yang diangkat pada kegiatan tersebut.
“Dalam tema ini, kami mengangkat ‘Bangge menjadi Melayu’. Artinya bukan untuk sombong, tetapi bangga dengan Budi pekerti yang baik dan tetap menjaga adat budaye Melayu agar tidak usang ditelan zaman” Tuturnya.
PJ Kepala Desa Nanga Tayap juga menyampaikan harapan dengan diadakannya kegiatan ini sebagai media dalam melestarikan adat budaya Melayu.
“Kegiatan ini diharapkan agar bisa menjadi media dalam mengembangkan dan menjaga harkat serta martabat budaya Melayu, sehingga tetap lestari dari zaman ke zaman”
Setelah pembukaan, acara pun di gelar dengan perlombaan busana Melayu anak-anak dan dilanjutkan dengan dendang Melayu tingkat umum. Anggi Arsih menjadi salah satu peserta yang turut aktif berpartisipasi sejak 2021, mulai dari gagal hingga 2024 sukses meraih juara 1.
“Alhamdulillah, kejuaraan ini menjadi penutup berkesan di bulan desember diakhir tahun 2024, setelah 2021 saya memulai proses yang cukup lama untuk bisa sampai pada pencapaian ini. Semoga kedepannya, banyak anak-anak muda yang selalu bersemangat untuk mengembangkan budaya Melayu,” Pungkasnya.**kp












