Ketapang//Thekalimantanpost
Indotani nama daerah itu.Sekarang masuk wilayah Desa Indotani ,kec Sungai Melayu Rayak.Namun sebagian kawasan hutannya masuk kec.Matan Hilir Selatan
Tidak diketahui pasti mengapa daerah pertengahan antara Desa Pelang dan Desa Sungai Melayu itu dinamakan indotani,bahkan sejak era tahun 1980-an, masyarakat sekitar atau yang melintasi daerah tersebut taunya daerah itu milik perusahaan yang memiliki ijin pemerintah bergerak bidang kehutanan.Masyarakat hanya taunya daerah indotani itu semacam kawasan reboisasi bahkan sebagai kawasan yang tabu untuk diutak-atik.
Satgas PKH Garuda masuk
Kawasan Indotani dan sekitarnya pada,12/12/2025 heboh! Pasalnya Satgas PKH Garuda masuk untuk menginfentifikasi dan menertibkan Pertambangan Ilegal di wilayah tersebut.Beredar diberbagai medsos atas berita itu.Ratusan pekerja tambang berusaha ‘menghadapi’ tim satgas.
Awak Thekalimantanpost terus memantau semua lini insiden tersebut, apa tindak lanjut dari penertiban itu yang menjadi salah satu atensi Presiden Prabowo.
Jaringan Bangka-Riau
Dari pertambangan sejak tahun 1997 itu di daerah Indotani dan sekitarnya ditambang Puyak/Timah hitam (larangan export), emas, pasir kuarsa.Ditambang dan diperjual belikan melalui jalur bisnis Bangka dimana sudah terkenal sebagai sentra Timah. Masyarakat menyebut nama Ah (pengusaha) yang menampung berbagai hasil tambang itu.
Kini di Bangka-dan Riau pun tataniaga timah ilegal menyeret pt.Timah dan para pengusaha Harvey Moeis, Helena Lim , Tamron Aon. disebut kerugian negara rp.271 T.
**Red












