Berita  

OTT di Pontianak – Oknum BPK Kalbar dan Pejabat Perumdam Bengkayang Jadi Tersangka, Rp400 Juta Diamankan*

 

Pontianak//Thekalimantanpost 

Ditreskrimsus Polda Kalbar melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap audit.

Dua orang ditetapkan tersangka dan ditahan di Rutan Polda Kalbar:

– HR – oknum pejabat Perumdam Tirta Bengkayang (Dirut)
– DN – oknum auditor BPK RI Perwakilan Kalbar

OTT dilakukan Selasa malam, 29 September 2026 sekitar jam 22.00 WIB di area parkir kafe Jalan D.I. Panjaitan Pontianak. Keduanya diamankan saat berada di dalam mobil.

Barang bukti yang diamankan: uang tunai Rp400 juta, 2 unit mobil (Avanza hitam & Rush putih), laptop, dan HP.

Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono membenarkan OTT tersebut. Dugaan sementara terkait audit Perumdam semester 1 tahun 2025.

Kasus ini jadi sorotan karena BPK adalah lembaga pemeriksa keuangan negara. Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) minta kasus diusut tuntas, tidak hanya berhenti pada yang tertangkap tangan.

PERKEMBANGAN TERBARU KASUS OTT BPK-BENGKAYANG:

1. Status Hukum (Update Polda):
Keduanya masih ditahan di Rutan Polda Kalbar. Belum ada tersangka baru. Kabidhumas Kombes Pol.Bambang Suharyono bilang masih pendalaman, janji akan gelar konferensi pers resmi.

2. Modus Terungkap:
Bocoran penyidikan: ada temuan audit di Perumdam Bengkayang senilai Rp1,5 Miliar. Oknum DN diduga awalnya mematok Rp500 juta untuk “penyelesaian temuan”, deal jadi Rp400 juta saat OTT di parkiran kafe Jl. D.I Panjaitan.

3. Saksi Bertambah:
Selain HR dan DN, polisi amankan 3 saksi inisial AB, MA, BR untuk dimintai keterangan. Ada isu di WAG kalau Bendahara, Humas PDAM dan Asisten II Pemkab juga ikut diamankan, tapi di foto Polda tidak terlihat – masih simpang siur.

4. BPK Kalbar Bungkam:
Kepala Sekretariat BPK Kalbar Fahrizal Noor: “Kami menghormati kewenangan masing-masing pihak, masih menunggu detailnya”. Belum ada sanksi internal, masih tunggu arahan pusat.

5. Desakan Publik:
– LAKI (Laskar Anti Korupsi Indonesia)* Ketua Burhanuddin: “BPK bukan malaikat, kalau terbukti harus dicopot dan diproses. Jangan berhenti pada yang tertangkap saja.”
– LSM MAUNG* desak Bupati & Wabup Bengkayang buka suara, karena Perumdam di bawah Pemkab. Sampai 4 Oktober Bupati belum bersuara.
– Cekta Indonesia ;’minta Polisi periksa Kepala BPK Kalbar terkait dugaan jual-beli predikat WTP.

***kp

#ottbpkrikalbar

#ott

#bengkayang

#kalbar

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *