Lebih Kurang 390 ribu Orang Ketapang Belum Divaksin Covid-19

 

Thekalimantanpost com, Ketapang – Total vaksinasi pertama sebanyak 44.205 atau 10.66 persen dari jumlah sasaran atau orang yang akan divaksin di Ketapang. Artinya yang belum divaksin di Ketapang lebih kurang masih 390.000 sasaran. Ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Rustami melalui Pengelola Program Imunisasi, Zulkarnain.

“Hasil pencapaian vaksinasi covid-19 di Ketapang hingga 18 Agustus 2021. Khusus Vaksinasi Program untuk vaksinasi pertama 36.183 dan Vaksinasi Gotong Royong untuk vaksinasi pertama 8.022,” ungkap Zulkarnain kepada Thekalimantanpost.com di Ketapang, Rabu (18/8)

Ia memaparkan terhadap Vaksinasi Program ini terbagi pada tenaga kesehatan 2.726 dan lansia 1.297. Serta petugas publik 24.415, remaja 876, ibu hamil 7, disabilitas 1 dan masyarakat umum 6.869.

Zulkarnain menambahkan kemudian Vaksinasi Program untuk vaksinasi kedua sebanyak 24.920 dan Vaksinasi Gotong Royong sebanyak 3.416.
Jadi total vaksinasi kedua sebanyak 28.336 atau 6.84 persen dari keseluruhan masyarakat Ketapang.

Selanjutnya vaksinasi ketiga untuk Vaksinasi Program sebanyak 985 orang dan Vaksinasi Gotong Royong tidak ada. Jadi total vaksinasi ketiga 985 atau 0.24 persen dari keseluruhan masyarakat Ketapang.

“Jadi total suntikan keseluruhan vaksinasi sebanyak 73.526. Selanjutnya kami akan melaksanakan vaksinasi massal khusus vaksinasi kedua di Pendopo Bupati Ketapang pada 23 dan 26 Agustus mendatang,” tuturnya.

Ia menjelaskan untuk sasaran vaksinasi tersebar di 20 kecamatan se-Ketapang. Lantaran di tiap puskesmas juga sudah melaksanakan vaksinasi.
Jumlah vaksinator tidak ada masalah atau kendala karena selain dari Dinas di tiap puskesmas, tenaga dokter, perawat dan lainnya sudah dilatih.

“Sehingga semua sudah siap melaksanakan vaksinasi. Hanya saja kendala kita jumlah vaksin yang masih terbatas. Sedangkan permintaan masyarakat Ketapang ingin divaksin sangat besar,” jelas Zulkarnain.

Diungkpakannya pihaknya selama ini selalu berkoordinasi sama pihak lain seperti TNI dan Polri. Di antaranya untuk menyediakan vaksin dan pihaknya siap untuk melakukan vaksinasi. Pihaknya berterimakasih kepada TNI, Polri dan pihak lain yang telah membantu menyediakan vaksin.

Sehingga semakin menambah jumlah sasaran yang mendapatkan vaksinasi. Pihaknya sangat terbantu terhadap partisipasi perusahaan menyediakan vaksinasi gotong royong ini. “Sehingga ada tambahan sasaran masyarakat yang mendapatkan vaksinasi,” ucapnya.

Ia menegaskan husus Vaksinasi Gotong Royong hingga saat ini baru tiga perusahaan. Perusahaan itu yakni PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW). Kemudian Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group di Kendawagan dan Cargill.

“Target kita vaksinasi gotong royong oleh perusahaan menyediakan vaksin sebanyak 25 persen dari jumlah sasaran di Ketapang. Jadi kita harapkan kedepan perusahaan lain yang ada di Ketapang juga malaksanakan vaksinasi gorong royong,” harapnya. (bnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.