SERAWAI SINTANG BANJIR LAGI

Sintang//thekalimantanpost.com.  Kota kecamatan Serawai Kabupaten Sintang banjir lagi. Sejak akhir juli hingga awal bulan agustus tahun 2022 ini, tingkat curah hujan di wilayah kabupaten sintang cukup tinggi. Masih ingat kita tragedi banjir yang melanda kabupaten sintang tahun 2021 lalu, hampir satu bulan (oktober-november 2022) Sintang terendam banjir. Dan pada tahun 2021 lalu akibat banjir telah menyebabkan 22 desa terdampak di wilayh kecamatan serawai.
Sejak jumat (5/8/2022) Pusat kota kecamatan serawai mulai tergenang air luapan sungai Melawi akibat curah hujan yang tinggi. Tampak jalan di depan Pasar Serawai dan dermaga mulai tergenang air kurang lebih 1 meter. Hingga minggu (7/8/2022) belum terlihat tanda air surut, sementara hujan terus turun, ungkap Eko seorang ASN di Kecamatan Serawai.
Berdasarkan pengalaman tahun 2021 lalu, tidak bisa dipungkiri, bahwa penyebab banjir melanda wilayah kabupaten Sintang karena diakibatkan sudah rusaknya kawasan tanggkapan air yang disebabkan aktifitas penebangan hutan, banyak wilayah-wilayah sintang yang kawasannya di jadikan pusat perkebunan sawit, banyak aktifitas pertambangan emas yang membuat lahan menjadi tandus, terjadinya sendimentasi alur sungai. Informasi terbaru tahun 2022 ini sudah ada satu investor perkebunan sawit baru yang akan beraktifitas masuk daerah Lekawai (selama ini sudah 2 perusahan sawit beraktifitas disana), dan juga informasi telah terjadi aktifitas pertambangan emas di daerah sungai lekawai tersebut. **VE

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.