Imbau Petani Stok Pupuk Menjelang Massa Tanam

 

Thekalimantanpost.com, Ketapang – Petani di Ketapang diimbau agar stok pupuk menjelang massa tanam. Ini disampaikan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Ketapang, Akmad Humaidi. Terhadap pengecer juga harus selalu menyediakan stok untuk dijual.

Ia menjelaskan sebenarnya kuota pupuk untuk beberapa musim tanam di Ketapang sudah dihitung. Namun sekarang kuota untuk daerah termasuk Ketapang diberi kuota sementara. Jika penyerapan di Ketapang melebihi dari kuota sementara itu maka bisa mengajukan lagi.

“Sebaliknya jika kita lamban penyerapannya maka kuota Ketapang bisa diambil untuk daerah lain. Makanya petani harus membeli untuk stok sebelum musim tanam,” imbaunya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurutnya perpindahan antar kabupaten dilakukan provinsi merelokasinya. Kalau antar provinsi dilakukan Pemerintah Pusat dan antar kecamatan dilakukan kabupaten.

“Sekarang dengan menggunakan sistem online sudah mudah dan cepat diketahui. Jadi mana daerah yang cepat atau lamban penyerapan pupuk subsidinya bisa diketahui cepat oleh Pemerintah,” jelasnya.

Pihaknya sudah kumpulkan serta minta para distributor dan pengecer jangan sampai pupuk di Ketapang kosong. Lantaran sekarang kondisi di Ketapang ada yang menanam ada yang panen.
Kemudian musim tanam skala besar diperkirakan pada September atau Oktober mendatang.

“Jadi sebelum musim tanam nanti ketersediaan pupuk harusnya siap pada Agustus. Sehingga rencana kelompok tani bisa kelihatan berapa banyak kebutuhan pupuk untuk petani di Ketapang ini,” tuturnya.

Humaidi menjelaskan untuk pengajuan pupuk subsidi memang tidak lama. Tapi butuh proses juga sehingga diperkirakan baru datang lebih kurang sebulan. Karena pengajuan harus berawal dari petani ke pengecer kamudian ke distributor baru ke provinsi.

“Jadi petani harus disiplin dan mereka bisa stok untuk kebutuhan pupuknya. Jangan ketika perlu hari ini seketika itu juga baru mau beli. Nah ini yang bisa menyebabkan stok pupuk di pengecer bisa habis,” ujarnya.

“Petani jangan melihat stok di pengecer masih ada pada bulan lalu. Lantaran keberadaan pupuk itu bukan mutlak punya dan untuk Ketapang. Tapi sekarang bisa digeser ke daerah lain jika serapannya kurang,” tutupnya. (bnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.